Sabtu, 25 Juli 2015

Arus Listrik

Pada bab terdahulu kita telah mempelajari listrik statis, yaitu kumpulan muatan listrik pada suatu benda. Muatan listrik ini tidak mengalir (statis). Bagaimana supaya muatan listrik pada suatu benda ini mengalir? Apa yang akan terjadi jika muatan listrik itu mengalir?

Muatan listrik yang terdapat pada suatu benda akan mudah mengalir pada benda-benda konduktor (contoh kawat besi/kawat tembaga), yang disebut dengan penghantar. Agar dapat mengalir, ujung-ujung penghantar itu harus memiliki beda potensial listrik/tegangan listrik (dihubungkan dengan sumber tegangan listrik, misal batu baterai). Untuk lebih jelasnya perhatikan tayangan pada video berikut.

Jumat, 24 Juli 2015

Hukum Coulomb

Pernahkah anda menyaksikan peristiwa dua benda non magnetik yang saling tarik-menarik? 

Jika belum, lakukanlah percobaan berikut:
Sobeklah selembar kertas menjadi potongan kecil-kecil (kurang lebih ukuran 1 cm x 1 cm). Kemudian gosokkanlah sebatang penggaris plastik ke rambut kering, dan dekatkan penggaris itu ke potongan kertas tadi. Apa yang terjadi? Potongan kertas kecil akan menempel ke penggaris plastik. Mengapa demikian?

Tarik menarik antara kertas dengan penggaris plastik terjadi akibat adanya perbedaan muatan listrik yang dimiliki kedua benda itu. Pada saat itu, kertas bermuatan tidak bermuatan listrik (netral) sedangkan penggaris plastik bermuatan listrik negatif.

Rabu, 22 Juli 2015

Membuat Benda Bermuatan Listrik

Jika suatu atom berinteraksi dengan atom lain, maka satu atau beberapa elektron satu atom dapat berpindah ke atom yang lain. Bagaimana elektron dapat berpindah dari satu atom ke atom lain?
Orang biasanya menggosokkan dua benda. Sebagai contoh, saat kamu menggosokkan balon pada rambutmu berarti kamu memberikan muatan negatif pada balon itu. Ketika kamu dekatkan balon tersebut ke dinding yang bermuatan netral, maka balon akan menempel. Ini menunjukkan bahwa benda yang bermuatan pun akan menarik benda yang netral.