Jumat, 24 Juli 2015

Hukum Coulomb

Pernahkah anda menyaksikan peristiwa dua benda non magnetik yang saling tarik-menarik? 

Jika belum, lakukanlah percobaan berikut:
Sobeklah selembar kertas menjadi potongan kecil-kecil (kurang lebih ukuran 1 cm x 1 cm). Kemudian gosokkanlah sebatang penggaris plastik ke rambut kering, dan dekatkan penggaris itu ke potongan kertas tadi. Apa yang terjadi? Potongan kertas kecil akan menempel ke penggaris plastik. Mengapa demikian?

Tarik menarik antara kertas dengan penggaris plastik terjadi akibat adanya perbedaan muatan listrik yang dimiliki kedua benda itu. Pada saat itu, kertas bermuatan tidak bermuatan listrik (netral) sedangkan penggaris plastik bermuatan listrik negatif.


Pada tahun 1786, Charles Coulomb dari Prancis mengadakan eksperimen untuk menyelidiki interaksi antara benda-benda yang bermuatan listrik. Hasil eksperimen itu kemudian dinyatakan ke dalam hukum Coulomb, yang berbunyi:
 
"Besar gaya tarik menarik atau tolak menolak antara dua benda bermuatan listrik yang terpisah pada jarak tertentu sebanding dengan besar muatan kedua benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda."

Hukum Coulomb itu dirumuskan:










Bagaimana penerapan rumus Coulomb itu dalam perhitungan? Perhatikan contoh soal berikut ini!







Untuk menjawabnya, perhatikan langkah-langkahnya!

Tanda negatif (-) menunjukkan bahwa terjadi gaya tarik menarik. Bagaimana, mudah khan?  Untuk lebih memahami penerapan rumus tersebut, cobalah anda jawab soal berikut ini!




Klik untuk menjawab.

1 komentar: